BANJARBARU, FraksiGerindra.id — Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melakukan kunjungan ke Sekolah Rakyat Terpadu (SRT) 9 Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, pada Senin (12/1). Presiden tiba di lokasi sekitar pukul 11.24 WITA dan disambut dengan yel-yel oleh para siswa-siswi SRT 9 yang mengenakan seragam Sekolah Rakyat lengkap.
Dalam kunjungan tersebut, Presiden Prabowo didampingi Menteri Sosial Saifullah Yusuf. Presiden membalas yel-yel sambutan dengan menyapa para siswa serta tampak berinteraksi langsung, termasuk merapikan seragam sejumlah siswa yang sedang mengikuti kegiatan baris-berbaris.
Selanjutnya, Presiden meninjau berbagai fasilitas pendidikan yang tersedia di sekolah tersebut. Ia mengawali peninjauan dengan mengunjungi ruang kelas dan mengamati secara langsung proses belajar-mengajar yang sedang berlangsung.
Presiden kemudian melanjutkan kunjungan ke ruang komputer dan menyapa para siswa-siswi. Sistem pembelajaran di Sekolah Rakyat saat ini telah didukung oleh teknologi digital, antara lain melalui penggunaan learning management system serta fasilitas laptop yang disediakan bagi siswa.
Setelah itu, Presiden meninjau perpustakaan sekolah dan berdialog singkat dengan para guru serta siswa-siswi. Ia juga mengunjungi Laboratorium Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dan berbincang dengan siswa yang sedang melakukan kegiatan di ruang laboratorium tersebut.
Usai dari laboratorium, Presiden menuju teater mini. Di tempat tersebut, sejumlah siswa-siswi menampilkan bakat mereka di hadapan Presiden. Presiden tampak duduk dan menyaksikan penampilan para siswi Sekolah Rakyat.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan menyaksikan penampilan senam sehat serta peninjauan ruang tempat tinggal siswa. Para siswa terlihat berbaris dengan tertib untuk mengikuti program makan bergizi gratis (MBG).
Saat ini, lebih dari 15 ribu siswa tercatat telah mengikuti proses pembelajaran di 166 Sekolah Rakyat rintisan yang tersebar dari Aceh hingga Papua, dengan dukungan teknologi digital sebagai bagian dari sistem pembelajaran.
Ke depan, pemerintah menargetkan pembukaan hingga 500 titik Sekolah Rakyat pada tahun 2029. Pembangunan sekolah permanen telah dimulai di 104 titik dan ditargetkan mencapai 200 titik guna meningkatkan daya tampung hingga 500 ribu siswa.
Dalam kunjungan tersebut, Presiden Prabowo turut didampingi sejumlah menteri dan pejabat negara dari Kabinet Merah Putih, antara lain Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Angga Raka Prabowo, serta Sekretaris Kabinet Letkol Teddy Indra Wijaya.





